
Peletakan Granit Pertama Sasana Adirasa Kapribaden oleh Pinisepuh Kapribaden Ibu Hartini Wahyono, 7 Maret 2021.

Peletakan Granit Pertama Sasana Adirasa Kapribaden oleh Pinisepuh Kapribaden Ibu Hartini Wahyono, 7 Maret 2021.
Berikut adalah hal-hal yang sudah dilakukan oleh Dr. Wahyono Rahardjo GSW., MBA dalam mengemban tugas dari sesepuhnya (Romo Herucokro Semono) untuk melestarikan Ajaran Kapribaden dan memperjuangkan hak-hak sipil para Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa serta partisipasinya dalam usaha penghapusan diskriminasi dan intoleransi berdasarkan Agama atau Kepercayaan : DI INTERN PAGUYUBAN PENGHAYAT KAPRIBADEN …
Dr. Wahyono Rahardjo GSW, MBA Pinisepuh Paguyuban Penghayat Kapribaden & Pejuang Kebebasan Beragama dan Berkepercayaan Yang Gigih Sampai Akhir Hayatnya ( 1933 – 2007 ) “ Malam Minggu Kelam “ Oleh : Dr. Wahyono Rahardjo GSW., MBA Malam Minggu Kelam Sekelam hati penghayat (kepercayaan) Cuaca gelap, mendung Segelap masa depan penghayat Tidak tahu…
Rahayu, Sarasehan Malam Anggoro Kasih bulan April 2008 kali ini bertepatan dengan Hari Kartini, yaitu pada tanggal 21 April 2008. Direktorat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa mengarahkan agar pengisi acaranya adalah perempuan terutama generasi muda. Dan untuk bulan ini pengisi acaranya diminta dari Paguyuban Penghayat Kapribaden dan A.K. Perjalanan. Maka seperti biasa kadhang-kadhang di…
Salam kekadhangan, Rahayu… Pagelaran Wayang lakon “Semar Mbangun Kayangan” sesuai dawuh Romo Herucokro Semono telah kita selenggarakan pada tanggal 13 malam 14 November 2014 di Purworejo, bertepatan dengan peringatan turunnya Wahyu Panca Gaib dan Jumat Pahing lahirnya Romo Semono. Bagi yang menyaksian dan memperhatikan pagelaran Wayang Semar Mbangun Kayangan tersebut akan merasakan bedanya dengan wayangan…
Rahayu, Setahun yang lalu tepatnya pada tanggal 12 April 2007, Pinisepuh Paguyuban Penghayat Kapribaden – Bp. Dr. Wahyono Raharjo GSW., MBA – meninggal dunia. Keberadaan beliau tidak bisa dilepaskan dengan keberadaan Paguyuban Penghayat Kapribaden karena beliaulah yang membidani kelahirannya pada tahun 1978 untuk melaksanakan perintah dari Sesepuh Kapribaden, Romo Herucokro Semono. Maka sejak itulah kehidupannya…
Rahayu, Kepada kadhang kadhangku yang saya tresnani, Seperti kita ketahui bahwa pada tanggal 29 April 1978, ROMO Sadbho (yang ditulis memakai huruf Jawa Honocoroko), yang merupakan satu-satunya Sabdho ROMO yang tertulis (Sabdho Honocoroko), sejarahnya dapat dibaca dalam Sejarah Kapribaden. Walau setiap tahun, Putro Putro Romo Herucokro Semono yang tergabung di Paguyuban Penghayat Kapribaden selalu memperingati…
You must be logged in to post a comment.
Rahayu.